DUA MODEL PEMBELAJARAN SEGERA DIGULIRKAN OLEH BP PAUD DAN DIKMAS SUMBAR

Pariaman,----FGD atau diskusi terfokus model pembelajaran baju kurung basiba minangkabau dan tata rias penganten modern minang dilaksanakan di BP PAUD dan Dikmas Sumatera Barat di Rawang Pariaman pada Selasa (23/7) lalu.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Viktor Boy Kahimpong Kasubdit Kuriukulm LKP Kemdikbud RI dan dibuka secara resmi oleh Kepala BP PAUD dan Dikmas Sumbar Affrizal Muchtar.
Dikatakan Affrizal dalam sambutan mengingatkan kepada seluruh peserta pimpinan LKP dan PKBM dari Kabupaten/kota se Sumatera Barat, yang diundang sebanyak 50 orang, agar betul betul dapat memberikan masukan kepada tim pengembang untuk memberikan saran dan masukan yang konstruktif dan inovatif hingga model yang dikembangkan oleh lembaga ini tingkat keterpakaian betul betul bisa dinikmati oleh Lembaga kursus, dan pusat kegiatan belajar masyarakat.
“Kita tentunya sangat berharap dengan masukan yang ada terkait penciptaan model pembelajaran dan baju kurung basiba, dimana hasilnya nanti dapat dipakai di lembaga yang ada di seluruh Indonesia,”tutur Affrizal Muchar.
Sementara itu dua narasumber akademis Prof Dr. Jamaris Jamna dan Dr. Riska Ahmad M. Kons menyebutkan, model yang dikembangkan dapat dipakai sebagai falsafah minang kabau adat basandik syarak syaraka basandi kitabullah.
Jamaris menyebutkan, antara batasan  model pembelajaran dan baju basiba minangkabau dengan menggunakan metode RBL (Research Best Learning).
Peserta yang mengikuti FGD marasa terbantu dengan adanya dua model ini. Adapun daerah yang mengikuti FGD seperti Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasbar, Kota Solok, Kabupaten  Padang Pariaman, Kota Padang, Kota Bukittinggi Kota Pariaman Kota Payakumbuh, dan Kabupaten Pesisir Selatan yang merupakan pimpinan KLP dan PKBM di daerah masing masing. Dua model ini dibagi untuk tata rias penganten berasal dari pimpinan PKBM dan baju basiba dari pimpinan LKP.
Menurut dua ketua model yakni Masendri dana Rusdi secara berbarengan berharap model ini selesai tepat pada waktunya. Dan nantinya tim akan melakukan serangkain uji coba kepada lembaga yang telah menyatakan siap untuk uji coba
Hal yang sama juga dikatakan Ketua IPABI Sumatera Barat Ruswan Tanjung dengan munculnyo dua model pembelajaran yang dilakukan oleh tim model dari BP PAUD dan Dikmas Sumatera berharap akan menambah model model yang telah ada sebelumnya untuk dipakai seluruh lembaga non formal atau PAUD dan pendidikan masyarakat yang ada di Indonesia khususnya Sumatera Barat. (h/tos)