TIM TANGGAP BENCANA TERBENTUK

Pariaman,----Antisipasi kebencanaan yang sewaktu waktu datang, BP PAUD dan Dikmas Sumatera Barat bentuk tim tanggap bencana yang melibatkan para ASN dan non ASN BP PAUD dan Dikmas Sumatera Barat.

Kapala BP PAUD dan Dikmas Sumatera Barat Affrizal Muchtar saat memberikan arahan kepada tim tanggap bencana Senin (8/7) di Pariaman mengatakan, Sumatera Barat merupakan zona merah akan terjadinya bencana alam gempa bumi  dan tsunami. Oleh sebab itu persiapan personil dalam hal ini satgas tanggap bencana sangat dibutuhkan sekali, dan pihaknya belum lama ini telah mengirim empat orang tenaga tanggap bencana pada workshop tanggap bencana.

‘Saya berharap tim ini mampu melaksanakan tugas dengan rasa sosial dan iklhas, karena menjadi tanggap bencana adalah pekerjaan mulia dan kemanusiaan, karena semata mata membantu sesama, dan tidak bertugas mengharapkan pamrih,”ujar Affrizal.

Dihadapan tim tanggap bencana Affrizal berharap, untuk segera membentuk program kinerja, termasuk kebutuhan kebutuhan yang ada seperti logistik dan struktur  tangap bencana tersebut.

Pada sisi lain tentunya tanggap bencana dapat berkolaborasi dengan saka widya budaya bakti BP PAUD dan Dikmas Sumatera Barat, karena dalam bidangnya ada berkenaan dengan kebencanaan.

Sementara itu Ketua tanggap bencana BP PAUD dan Dikmas Sumatera Barat Atos Indria didampingi wakil ketua Ruswan Tanjung menyebutkan, ada tiga program kerja yang harus dilaksanakan tahun 2019, antara lain uniform identitas tanggap bencana, diklatsar dan sosialisasi atau pengenalan tanggap bencana ke tengah masyarakat.

Tim ini yang terdiri dari 23 personil optimis akan mampu melaksanakan tugas kebencanaan kendati masim minim pengalaman, setidaknya akan mendapatkan pengalaman melalui diklatsar tanggap bencana. Hadir juga dalam kegiatan itu Kasi Program dan SDM Madrian menyarankan dalam waktu dekat segera melakukan berbagai kegiatan yang nantinya bekerjasama dengan saka widya budaya bakti BP PAU dan Dikmas Sumatera Barat. (h/tos)