Kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi GTK PAUD dan Pendidikan Masyarakat Se-Provinsi Sumatera Barat di BP PAUD dan Dikmas Sumatera Barat

 

Sebanyak 16 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dari lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat Se-Sumatera Barat mengikuti kegiatan Workshop peningkatan Kompetensi GTK PAUD dan Pendidikan Masyarakat Se-Provinsi Sumatera Barat di BP PAUD dan Dikmas Sumatera Barat. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembekalan yang diberikan oleh BP PAUD dan Dikmas Sumatera Barat.

Rangkaian workshop yang berlangsung dari tanggal 15-19 Juni ini dibuka dengan pemaparan mengenai Kebijakan BP PAUD dan Dikmas dalam peningkatan mutu GTK oleh Kepala BP BP PAUD dan Dikmas Sumatera Barat, Drs. H. Affrizal Muchtar, M.Pd. Berbagai materi yang diberikan oleh narasumber yang berpengalaman di bidangnya. Hadir sebagai narasumber antara lain Prof. Dr. H. Jamaris Jamnah, M.Pd dengan materi Tata Naskah Penulisan Karya Ilmiah, Teknik Presentasi dan Public Speaking oleh Dr. Nofrion, S.Pd, M.Pd, Etika Presentasi oleh Prof. Dr. Sovelma, M.Pd, serta Penguatan Pendidikan Karakter oleh Syovia Hartati. Di akhir rangkaian acara, peserta mendapatkan materi dari tim Pamong Belajar BP PAUD dan Dikmas Sumatera Barat.

 Nantinya, ke-16 GTK ini akan mengikuti acara Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Propinsi Bangka Belitung tanggal 24 Juni nanti. Raflis, ketua tim kelompok GTK yang juga salah satu peserta workshop menyatakan bahwa ia optimis dengan hasil yang akan dicapai oleh utusan Sumatera Barat, “Pembekalan yang diberikan sangat membantu, dengan dukungan dari propinsi membuat persiapan terasa jauh lebih matang. Kita optimis untuk menang di tingkat nasional nantinya,” katanya.

Drs. Ruswan Tanjung, selaku ketua panitia workshop peningkatan kompetensi ini menyampaikan harapannya, “Semoga peserta dapat tampil dengan maksimal, sesuai dengan pembekalan yang sudah diberikan. Jaga kekompakan, serta selalu aktif berkomunikasi dan berkonsultasi. Jangan tegang dan stress saat tampil di hadapan juri,” tutup Ruswan.